Menu

Dracule Mihawk

Posted by Arima Saya Rabu, 04 Desember 2013 0 komentar
Dracule "Mata Elang" Mihawk (ジュラキュール・ミホーク Jurakyūru Mihōku?) adalah salah seorang Shichibukai sekaligus pemegang gelar pendekar pedang terhebat di dunia. Ia merupakan salah satu karakter terkuat dalam cerita One Piece. Selama pemisahan kru topi jerami, ia kemudian berkenan mengajari Roronoa Zoro selama dua tahun.

Penampilan

Dracule Mihawk adalah seorang pria yang tinggi dan ramping dengan janggut pendek dan cambang yang diatur rapi hingga ke atas. Julukan "mata elang" berasal dari matanya yang aneh berwarna kuning seperti mata elang. Selain itu, ia juga memiliki tatapan yang tajam saat menatap musuh serta tak pernah mundur jika sudah menetapkan lawannya.
Mihawk memakai pakaian khas kebangsawanan Spanyol warna merah hitam dihiasi dengan motif-motif. Pakaiannya terdiri dari topi hitam bertepi lebar dihiasi dengan bulu-bulu dan mantel hitam panjang terbuka tanpa baju di bawahnya, berwarna merah, lengan dan kerah bermotif bunga. Ia memakai celana putih panjang (ungu muda di anime), dihiasi sabuk dan terselip rapi ke dalam sepatu yang terlihat besar untuk ukuran kakinya.
Mihawk memiliki sebuah katana super besar "Yoru", yang diletakkan di punggung. Selain itu, ia juga memiliki sebuah liontin salib didepan dada, yang merupakan belati kecil jika dibuka. Ia juga memiliki perahu kecil unik berbentuk peti mati dengan dua lilin hijau yang dinyalakan, sebuah layar hitam dan sebuah tempat duduk. Perahu ini selalu digunakan jika akan berlayar kemana-mana.

Kemampuan

Pendekar Pedang

Dracule Mihawk merupakan pendekar pedang terbaik di dunia. Kemampuannya bahkan mendapatkan respek dari beberapa pihak marinir yang biasanya tidak menyukai bajak laut, semacam Sengoku maupun Akainu. Sebagai yang terhebat, sepertinya belum ada yang pernah mengalahkan Mihawk. Di masa lalu, ia sering menantang seorang Yonko Shanks untuk beradu ketrampilan berpedang. Setelah Shanks kehilangan tangan kirinya, Mihawk kehilangan minat untuk menantangnya. Seorang komandan ke-5 Bajak Laut Whitebeard, Vista, merasa sangat terhormat saat bisa bertarung dengannya, meski Mihawk sendiri kemudian mengakhiri pertarungan tersebut.
Ketrampilan Mihawk sangat hebat. Ia mampu memotong gunung es raksasa dengan sekali tebasan. Ia dengan mudahnya memotong bola meriam ataupun membelokkan arah peluru dengan katana. Selama perang di Marineford, ia menjadi salah satu dari sedikit orang yang mampu melewati konflik tanpa cedera sama sekali. Di awal cerita One Piece, ia seorang diri mengalahkan armada bajak laut Don Krieg yang terdiri dari 50 kapal dengan sekitar 5.000 orang bajak laut karena merasa terganggu. Saat di restoran Baratie, ia memotong kapal besar Don Krieg menjadi beberapa bagian. Ia bahkan mengalahkan Roronoa Zoro yang menggunakan 3 katana dengan sebuah pisau kecil tanpa perlawanan yang berarti. Melihat fakta dari tujuan utama Roronoa Zoro adalah untuk mengalahkannya, sangat mungkin kalau Mihawk adalah salah satu karakter terkuat dalam cerita.

Senjata

Yoru

Mihawk memiliki pedang hitam Yoru, yang diakui sebagai pedang terbaik yang pernah ada. Pedangnya sangat besar dan panjang, hampir seukuran dirinya, dengan gagang yang panjang dan berukir-ukir dan ujung pedang melengkung di akhir. Saat dibawa dipunggung, menampakkan sosok Mihawk seperti sedang membawa salib besar.

Kogatana

Ia juga memiliki semacam aksesoris liontin salib yang menggantung di sekitar leher. Salib ini merupakan sebuah belati kecil jika penutupnya dibuka. Meski kecil, Mihawk sangat terampil menggunakan pisau ini sebagai senjata; seperti saat melawan tiga pedang Roronoa Zoro. Dalam beberapa kesempatan, pisau ini juga terbukti digunakannya sebagai alat untuk makan.


Masa Lalu

Rivalitas dengan Shanks

Di masa lalu, Mihawk sering mencari Shanks untuk mengajaknya bertarung pedang. Tidak diketahui pasti, jika ia maupun Shanks sudah memegang status yang terbaik ataupun Yonko saat itu. Namun Mihawk kemudian kehilangan minat kepada Shanks, setelah ia kehilangan satu tangan kirinya. Di masa-masa ini, ia tiba di pulau Kuraigana dan berinisiatif tinggal disana.

East Blue Saga

Menghancurkan Bajak Laut Don Krieg

Dracule Mihawk bertanggung jawab menghancurkan seluruh armada Bajak Laut Don Krieg yang baru tujuh hari memasuki Grand Line. Alasan ia melakukannya sangat sepele karena Don Krieg dan kru dianggap telah berani mengganggu tidur siangnya. Tak puas sampai disitu, ia terus mengejar Don Krieg hingga ke East Blue.
Di perairan East Blue, Don Krieg dan krunya yang tersisa sampai di restoran terapung Baratie dan bermaksud mengambil alih kapal tersebut. Belum sempat mewujudkan misinya, Mihawk tiba-tiba datang dan langsung memotong kapal Don Krieg hingga menjadi tiga bagian. Semua orang yang ada di Baratie; termasuk kru topi jerami, sangat terkejut dengan peristiwa tersebut. Zoro segera mengenalinya sebagai orang yang selama ini ia cari dan langsung menantangnya berduel.
Dengan sikap meledek, Mihawk mengeluarkan belati kecil miliknya untuk meladeni teknik tiga pedang Zoro. Zoro tampak jengkel dan langsung menyerang dengan membabi buta, namun Mihawk dengan mudah mengatasi setiap serangan, bahkan mampu menusuknya di dada. Mihawk tampak terkesan dengan semangat Zoro dan bersedia memberinya kesempatan melawan pedang hitam untuk serangan terakhir. Zoro mengeluarkan teknik "santoryu ogi: sanzen sekkai", namun kalah telak melawan pedang hitam, yang menghancurkan dua dari tiga pedang miliknya.
Zoro mengakui kekalahannya dan secara terhormat merelakan Mihawk menyelesaikan pertarungan. Mihawk kagum melihat keberanian Zoro dan menerima tawaran tersebut. Luffy menjadi kalap dan mencoba menyerang Mihawk, namun salah sasaran hingga menabrak dinding kapal. Zoro sambil menangis memanggilnya dan berjanji tidak akan kalah lagi. Mihawk lalu memberikan nama lengkapnya sambil memberi tantangan kepada Zoro.
" Nama saya Dracule Mihawk! Terlalu awal bagi anda untuk mati. Kenali dirimu! Kenali dunia! Dan menjadi kuat Roronoa! Tak peduli berapa bulan atau tahun yang diperlukan, saya akan tetap disini sebagai yang terbaik dan menunggumu! Coba kalahkan pedang ini! Kalahkan saya! Roronoa Zoro! "
— Tantangan Mihawk untuk Zoro.

Setelah mendengar tujuan Zoro dan memberinya tantangan, Mihawk menanyakan tujuan Luffy. Saat mengetahui jika Luffy ingin jadi raja bajak laut, Mihawk hanya berkomentar singkat jika hal tersebut bahkan lebih susah ketimbang mengalahkannya.
Setelah puas dengan petualangannya hari itu, Mihawk memutuskan kembali ke Grand Line untuk meneruskan tidur siang dan kehilangan minat menghabisi Don Krieg. Don Krieg tersinggung dengan sikapnya dan mencoba menembak Mihawk. Mihawk hanya menyebutnya bodoh dan dengan satu serangan terakhir, ia memotong kapal Krieg sekali lagi, lalu menghilang tiba-tiba.

Mengunjungi Shanks si Rambut Merah

Setelah Luffy mendapatkan poster buronan pertamanya, Mihawk pergi berlayar dan tiba di sebuah pulau. Disana ia disambut oleh beberapa kru Bajak Laut Rambut Merah yang keheranan. Ia menanyakan keberadaan sang superior mereka dan berniat menemuinya. Setelah menemukan Shanks yang mabuk berat sehabis berpesta, Mihawk menunjukkan poster buronan Luffy. Shanks tampak senang dan berkata jika ia tak dapat membiarkannya pergi begitu saja sambil menawarinya minum bersama. Mihawk setuju meski awalnya tampak sungkan setelah melihat kondisi Shanks sudah mabuk berat dari sesi minum sebelumnya.

Skypiea Saga

Pertemuan di Mariejois

Mihawk mengejutkan semua orang setelah berkenan datang ke pertemuan Shichibukai untuk membahas kekalahan Crocodile dari Luffy si topi jerami. Salah satu Shichibukai, Donquixote Doflamingo menyebutnya sebagai orang terakhir yang paling tidak disangka untuk datang. Pertemuan ini kemudian diinterupsi oleh kemunculan Laffitte yang datang untuk menominasikan kaptennya, Marshall D. Teach dari kelompok Bajak Laut Blackbeard sebagai pengganti Crocodile.

Perang Whitebeard SagaEdit

Perang di MarinefordEdit

Mihawk menjawab panggilan Shichibukai untuk membantu Angkatan Laut berperang melawan kelompok Bajak Laut Whitebeard dan datang ke Marineford. Ia kemudian ditampilkan menghadiri jamuan makan bersama Shichibukai lainnya kecuali Jinbe dan Boa Hancock. Saat pelaksanaan eksekusi Portgas D. Ace akan dimulai, ia terlihat berdiri bersama-sama Bartholomew Kuma, Donquixote Doflamingo, Gekko Moriah dan Boa Hancock untuk bersiap menghadapi perang.
Setelah Laksamana Aokiji membekukan tsunami buatan Shirohige, Mihawk menjadi Shichibukai pertama yang menyerang shirohige. Ia bermaksud mengukur kekuatannya melawan orang terkuat di dunia itu. Namun serangannya "Sekai Ichi no Zangeki" berhasil dipatahkan Jozu dalam bentuk berlian.

Mihawk vs. Luffy

Ia termasuk salah satu yang ikut takjub melihat kedatangan Luffy dan rombongan ke Marineford. Ia berkomentar jika Luffy tidak pernah gagal membuat hal-hal menarik perhatian. Setelah Luffy berhasil menerobos beberapa barikade marinir, Mihawk berniat untuk menghadapinya langsung sambil bergumam mengucapkan permintaan maaf kepada Shanks jika ia tidak akan menahan diri dan bertanya-tanya jika nasib yang akan menyelamatkan Luffy dari kehebatan pedang hitamnya.
Luffy berusaha menghindari pertarungan melawan Mihawk, namun satu serangan jarak jauhnya berhasil melukai Luffy dan membuatnya terpelanting hingga menabrak tembok. Mihawk berkilah jika Luffy masih dalam jangkauan serangannya dan kemudian melompat untuk kembali menyerang, namun Luffy berhasil menghindar. Dua orang newkama yang memiliki dendam kepada Mihawk mencoba membantu, namun dikalahkan dalam satu serangan. Luffy tampak jengkel dan bermaksud membalas namun mengurungkan niatnya. Mihawk mengomentarinya jika ia ternyata tidak segegabah seperti yang dibayangkan. Mihawk kembali menyerang dengan sebuah serangan powerfull mendatar hingga memotong gunung es raksasa. Luffy kesulitan membalas dan hanya mencoba menghindar dengan susah payah.
Dalam satu serangan, Luffy berhasil meraih Buggy dan memanfaatkannya sebagai perisai. Mihawk lalu memotong Buggy hingga berkeping-keping. Buggy menjadi marah lalu meluncurkan bola bom namun Mihawk dengan mudah mengembalikkannya hingga meledakkan Buggy. Saat Buggy terlempar, Luffy mengambil kesempatan berlari melewati Mihawk, namun Mihawk mengatakan jika pertarungan mereka belum selesai.
" Ini bukan semacam kekuatan khusus, tetapi ia memiliki kemampuan untuk membuat sekutu pada setiap orang yang ditemuinya. Dan itu adalah kemampuan yang paling menakutkan di lautan lepas ... "
— Mihawk mengometari kemampuan berbahaya Luffy.

Marco memerintahkan Vista untuk mengambil alih pertarungan melawan Mihawk. Saat Luffy terus berlari menuju platform eksekusi, Mihawk menyimpulkan bahwa kemampuan aneh Luffy membuat sekutu dari siapapun adalah kemampuan yang paling berbahaya di dunia. Ia kemudian bertarung pedang melawan Vista sambil sedikit memujinya. Setelah kemunculan pasukan Pacifista, Mihawk mengusulkan untuk menyudahi pertarungan mereka.
Setelah shirohige dan krunya berhasil melewati dinding pengepungan, Mihawk terlihat berada di Plaza Oriz bertarung melawan para bajak laut. Kemudian setelah Luffy melepas "Haoshoku Haki" dan bersama Ivankov mencoba untuk mencapai Ace, Mihawk datang untuk menghentikan mereka, tapi dapat ditahan oleh Daz Bones. Mihawk dengan mudah mengalahkannya kemudian, namun Crocodile tiba-tiba muncul dan ikut turun tangan sambil mengancamnya untuk berhati-hati karena ia sedang dalam perasaan buruk.
Setelah kematian shirohige, ia terlihat berdiri bersama Gekko Moriah. Saat kedatangan Shanks dan krunya ke Marineford, Mihawk terlihat meninggalkan pertempuran, sambil menyatakan bahwa ia setuju untuk membantu berperang melawan kelompok Bajak Laut Whitebeard, namun menolak melawan Shanks karena tidak sesuai dengan perjanjian yang disepakati.

Setelah Perang

Setelah pertempuran, Mihawk kembali ke pulau Kuraigana dan muncul dihadapan Zoro yang sedang bertarung melawan para babon. Kepada Zoro, Mihawk memberitahu bahwa Luffy terlibat dalam perang di Marineford dan saudaranya Portgas D. Ace tewas dalam kejadian.
Di dalam sebuah kastil kuno, Mihawk duduk sambil membaca suratkabar bersama Perona. Setelah membaca artikel tentang dugaan kematian Moriah, Perona mulai menangis tersedu-sedu. Mihawk mengusir Perona untuk menangis di tempat lain karena terlalu berisik. Perona kemudian mencelanya sebagai orang yang tidak berperasaan, sementara Mihawk berkilah jika merekalah yang telah lancang menerobos ke tempat kediamannya selama ia tidak ada di tempat. Ia juga berkomentar bahwa artikel tersebut tidak kredibel karena seperti yang diingatnya, Moriah masih hidup setelah pertempuran berakhir.
Mihawk kemudian muncul sedang duduk diatas reruntuhan dekat benteng, menonton pertarungan Zoro melawan para babon bersenjata. Ia heran karena ternyata Zoro belum juga pergi menuju lautan meninggalkan tempat itu setelah sekian lama ia meninggalkan kastil. Setelah melihat perahu yang diberikannya telah rusak, Mihawk berkomentar jika perahu tersebut sekarang tidak berguna, namun Zoro bersikeras jika ia dapat menggunakan bagian perahu dan berpegang padanya untuk berenang. Mihawk lalu menjelaskan kepada Zoro tentang sejarah yang terjadi dibalik alasan gaya bertarung para babon, sambil mengusulkan agar dia kembali saja ke kastil dan baru meninggalkan tempat tersebut esok harinya. Namun Zoro menolak, mengatakan bahwa ia perlu untuk menemui Luffy. Mihawk lalu menyerah dan membiarkan Zoro untuk melakukan apapun yang diinginkannya.
Setelah pesan rahasia yang diberikan Luffy, Zoro datang kembali menemui Mihawk dan memohon agar bersedia melatihnya. Mihawk tampak kecewa dan menyuruhnya pergi karena menganggap ide tersebut seperti ide yang bodoh. Ia kembali mengatakan bahwa ia seharusnya malu kepada diri sendiri, yang harus kembali merangkak memohon bantuan setelah dikalahkan para babon, sambil menambahkan kalau ia ternyata selama ini terlalu tinggi menilai dirinya. Zoro menjawab kalau ia telah mengalahkan semua babon dan kini ia hanya butuh kepalanya, namun tak cukup bodoh untuk percaya jika ia dapat mengalahkannya sekarang.
Mihawk tertawa keras mendengar permintaan Zoro. Namun, ia memahami bahwa Zoro tidak bertindak untuk kepentingannya sendiri dan sebaliknya ia menemukan sesuatu yang jauh lebih penting diatas mimpi maupun hidupnya sendiri. Terkesan dengan tekadnya yang mau menanggung malu demi kaptennya, Mihawk menyerah dan menyuruh Perona agar mengobati luka-luka Zoro sehingga mereka dapat memulai latihannya untuk dua tahun ke depan.


Pertarungan Dracule Mihawk

  • Dracule Mihawk vs. Shanks (tidak ditampilkan)
  • Dracule Mihawk vs. Bajak Laut Don Krieg
  • Dracule Mihawk vs. Roronoa Zoro
  • Angkatan Laut dan Shichibukai vs. Bajak Laut Whitebeard dan sekutu
  • Dracule Mihawk vs. Monkey D. Luffy
  • Dracule Mihawk vs. Vista
  • Dracule Mihawk vs. Daz Bones
  • Dracule Mihawk vs. Crocodile

Perbedaan di Anime dan Manga

  • Selama perang di Marineford, Jinbe datang membantu Luffy saat melawan Mihawk. Ia menggunakan karate manusia ikannya untuk menghentikan bola meriam dan lalu dipotong Mihawk hingga meledak. Keduanya saling beradu kekuatan dan Jinbe kemudian kalah hingga terpelanting jauh.
  • Setelah pesan rahasia Luffy diterima Zoro, Mihawk dan Zoro pergi keluar kastil dan menemukan para babon. Diantara para babon, terdapat pemimpin mereka yang meniru penampilan Mihawk beserta pedang besarnya.

Trivia

  • Minuman favorit Mihawk adalah wine merah. Dalam beberapa kesempatan, Mihawk ditampilkan sedang menikmati minuman itu; seperti saat jamuan makan bersama Shichibukai lain maupun saat sedang bersantai di kediamannya di pulau Kuraigana.
  • Mihawk adalah anggota Shichibukai pertama yang ditampilkan dalam cerita.
  • Sebagai Shichibukai, Dracule Mihawk memiliki tema hewan burung elang.
  • Duel antara Mihawk dengan Shanks dapat dilihat dalam game One Piece: Unlimited Cruise 2. Pertarungan tersebut digunakan sebagai intro untuk mereka berdua sebagai bos.
Read More..

Sanji

Posted by Arima Saya 0 komentar
Kaki Hitam" Sanji (黒脚・サンジ Kuroashi Sanji?) adalah seorang bajak laut merangkap koki dari kelompok Bajak Laut Topi Jerami. Ia merupakan anggota kelima yang bergabung menjadi anggota kru saat kru topi jerami berlabuh di restoran terapung Baratie. Meski bergabung dan dibesarkan di East Blue, Sanji aslinya dilahirkan di North Blue sehingga ia adalah anggota kru topi jerami pertama yang tidak berasal dari East Blue. Impian Sanji adalah untuk dapat menemukan "All Blue", sebuah lautan dimana East Blue, West Blue, North Blue dan South Blue saling bertemu dan menghasilkan bahan-bahan masakan terbaik yang merupakan surga bagi para koki. Setelah insiden di Enies Lobby, ia memiliki nilai bounty sebesar Berry Besar 77.000.000.
Sanji

Penampilan

Sanji adalah seorang pemuda yang bertubuh tipis namun kekar, berkaki panjang dan berambut pirang. Ciri khas Sanji adalah rambut pirangnya yang melambai hingga ke muka menutupi salah satu mata. Pada awal seri, hanya mata kanan yang terlihat. Namun setelah timeskip, gaya rambutnya berubah memperlihatkan mata kiri sekaligus menutupi mata kanannya. Ciri lainnya adalah alis yang berbentuk spiral, tetapi masing-masing alis memiliki ujung yang berbeda. Alis kanan membentuk spiral di ujung sedangkan alis kiri membentuk spiral di pangkal. Selain itu, ia sangat menyukai rokok dan hampir selalu terlihat menyalakan rokok dalam situasi apapun.
Gaya berpakaian Sanji mirip dengan orang kantoran. Secara umum ia mengenakan setelan jas hitam dengan kemeja dan dasi yang bervariasi warna; biasanya oranye, biru atau hitam, dengan atau tanpa pinstripes dan sepatu kantoran warna hitam. Saat di Skypiea, ia mengenakan kemeja merah muda dengan celana pendek selutut bertitik-titik hitam.Saat di Water 7, pakaiannya berubah dimana ia mengganti jasnya dengan rompi hitam dan kemeja garis-garis oranye. Saat dikirim Bartholomew Kuma ke Kerajaan Kamabakka, Sanji terhipnotis memakai pakaian khas Okama, lengkap dengan wig dan make up tebal, meski kembali berpenampilan semula setelah sadar. Ia juga pernah menggunakan kacamata oranye saat di Alabasta.
Setelah timeskip, penampilan Sanji sedikit berubah dimana penampakan mata kirinya dapat terlihat. Rambutnya tumbuh lebih gondrong dan tampak sedikit berantakan. Ia juga memelihara jenggot tipis yang diatur rapi dari bawah bibir. Lehernya terlihat lebih kokoh mirip dengan Zoro dan Luffy. Ia mengenakan setelan hitam dengan kemeja kuning tanpa dasi.

Karakteristik

Sebagai tukang masak, Sanji sangat menghargai makanan dan membenci orang yang membuang-buang makanan. Hal ini sangat dipengaruhi pengalaman masa kecilnya saat terdampar bersama Zeff di pulau karang dan hampir mati kelaparan. Sebelumnya, ia bahkan tidak peduli dengan sisa makanan dan merasa jijik saat melihat teman-teman sesama koki yang memakan sisa-sisa dari pelanggan. Ia juga memegang prinsip memberi makan kepada siapa saja yang kelaparan tak peduli seberapa baik atau buruknya perilaku mereka.
Bahkan jika itu sampai membunuhku, aku menolak menendang seorang wanita!!
— Komentar Sanji saat bertarung dengan wanita

Sanji dikenal dengan motonya yang menolak bertarung dengan wanita. Tidak peduli menarik atau tidaknya wanita itu, Sanji telah bersumpah tidak membiarkan wanita dihina atau terluka selama ia masih berdiri. Hal ini sering membawa masalah dalam pertempuran; seperti saat melawan Kalifa dimana ia terus dipukuli tanpa membalas. Ia juga mata keranjang terhadap wanita. Kepada Luffy dan Usopp, Sanji menyatakan bahwa 98,72 persen alasannya bergabung dengan kru topi jerami karena kehadiran Nami. Setelah dikirim Kuma ke pulau Momoiro, Sanji sempat terhipnotis menjadi okama. Namun ia segera sadar dan menyatakan jika ia dilahirkan untuk mencintai wanita bukannya berteman dengan mereka. Setelah berkumpul dengan kru topi jerami dua tahun kemudian, sifat mata keranjang Sanji semakin menjadi-jadi hingga ke tahap mengeluarkan mimisan tanpa kendali. Berkat sumbangan darah milik okama di pulau manusia ikan, Sanji mulai bisa mengendalikan kelemahannya.
Tidak seperti Luffy ataupun Zoro, saat dihadapkan pada situasi rumit Sanji mampu berpikir jernih untuk mengambil tindakan yang diperlukan. Ia mampu berpikir cepat mengakali Crocodile saat berbicara di den den mushi. Saat Luffy dan yang lain tertangkap di Rainbase, ia mampu membuat strategi bersama Chopper untuk mengecoh Crocodile. Juga saat Nico Robin ditangkap CP9, ia mampu menyimpulkan jika para CP9 akan membawa Robin ke stasiun.
Sanji memiliki beberapa rasa takut terhadap serangga. Saat mereka sedang mencari burung selatan di jaya, ia bersembunyi di belakang Nami setelah ditakut-takuti Usopp dengan serangga. Selain itu, Sanji memiliki kebiasaan buruk sejak sering menambahkan kata "kuso" yang berarti feses dalam bahasa jepang, atau "shitty" dalam bahasa inggris saat berbicara. Ia menggelari Zeff dengan "kuso geezer" atau "si kakek brengsek", atau saat menamai musuh yang baru ditemui dengan "bajingan brengsek". Meski terdengar buruk, namun Sanji juga menggunakannya untuk menggambarkan sesuatu yang menyenangkan baginya; misalnya saat ia membayangkan saat berduaan dengan Nami, sebagai "fantasi menyebalkan" atau "hal terbaik yang menyebalkan". Dalam sebuah SBS, Oda menyatakan jika Sanji menyukai menyebutkan kata "kuso".

Kemampuan

Sanji adalah seorang koki yang sangat handal dan berkelas. Ia ditawari bergabung oleh Luffy saat kru topi jerami membutuhkan seorang koki. Sebagai koki, ia bertanggung jawab menyediakan makanan bagi rekannya. Tidak hanya itu, ia juga merupakan petarung yang sangat tangguh. Sanji termasuk salah satu dari tiga petarung utama kru topi jerami. Sementara Luffy dan Zoro melawan musuh utama dan terkuat kedua, Sanji biasanya akan bertarung dengan musuh yang dianggap terkuat ketiga.
Tangan seorang koki sangat berharga bagi mereka. Aku tidak boleh membahayakannya saat bertarung. Namun jangan khawatir, kakiku lebih dari cukup untuk menundukkan anda.
— Kata Sanji kepada Pearl-san

Gaya bertarung Sanji sangat unik. Ia hanya menggunakan kedua kakinya saat bertarung. Ia juga memiliki kebijakan tidak menggunakan pisau, terutama pisau dapur; karena menganggap pisau dapur adalah jiwa seorang koki. Kecuali saat melawan Wanze; ia meninggalkan prinsipnya karena mereka bertarung di dapur dan terutama karena Wanze telah membuang-buang makanan.
Sanji menguasai suatu teknik menendang yang khas disebut "Gaya Kaki Hitam". Teknik ini diturunkan langsung dari mentornya, Zeff si kaki merah. Kaki dan tendangannya sangat powerfull, mampu menghancurkan bebatuan dan dengan mudah mengalahkan makhluk yang jauh lebih besar seperti Bananawani dan Mohmoo. Berkat kakinya, ia memiliki kecepatan dan kelincahan yang luar biasa. Ia dengan mudah mengimbangi teknik soru ala CP9 milik Kalifa atau Jyabura. Setelah menghabiskan dua tahun dikejar para okama di kerajaan Kamabakka, Sanji kini memiliki kemampuan bergerak lebih cepat di dalam air, yang disebut "Blue Walk". Ia juga berhasil menguasai salah satu teknik rokushiki ala CP9 yaitu Geppo yang ia sebut "Sky Walk".

Haki

Dua tahun berlatih di kerajaan Emporio Ivankov, Sanji diketahui memiliki kemampuan menggunakan haki. Saat Trafalgar Law mengajak kru topi jerami yang memiliki haki untuk mencari Caesar Clown di Punk Hazard, ia ikut dalam rombongan bersama Luffy dan Zoro. Saat mencari bagian tubuh Kinemon yang hilang di sebuah danau, Sanji menggunakan kenbushoku haki untuk mengetahui posisi tubuh kinemon yang dimakan seekor hiu.


Masa Lalu

Lautan Impian "All Blue"

Sanji dilahirkan di kawasan North Blue. Saat masih kecil, ia mendengar tentang All Blue dan bermimpi menemukannya suatu saat. Ia kemudian magang di sebuah kapal penumpang, Orbit saat berumur 9 tahun. Bajak Laut Koki yang dikapteni Zeff si kaki merah kemudian datang merompak kapal itu. Setelah menyandera semua penumpang, Sanji keluar sambil menantang para bajak laut, namun ia dikalahkan Zeff. Ia lalu berteriak mengungkapkan mimpinya menemukan All Blue. Badai besar tiba-tiba datang dan menghancurkan semua kapal, termasuk Sanji yang terjatuh ke laut. Zeff lalu terjun ke laut untuk menyelamatkannya.
Dua hari kemudian ia berhasil bangun dan ternyata telah terdampar di sebuah batu karang tak berpenghuni bersama Zeff. Meski beruntung masih hidup, namun tak ada sedikit pun sumber makanan di pulau itu sedangkan curamnya batu karang tak memungkinkan menangkap ikan di air. Zeff mengatakan menunggu bantuan adalah satu-satunya pilihan yang mereka punya sambil memberi sebuah karung kecil makanan kepada Sanji sedangkan ia mengambil karung yang lebih besar. Zeff menyuruh Sanji menggunakan otaknya agar tidak cepat menghabiskan makanan. Sanji memprotes pembagian itu, namun Zeff berkilah jika ia makan lebih banyak berhubung ia lebih besar. Ia juga menyuruh Sanji agar tidak mengganggunya sementara ia mengawasi bantuan dari sisi pulau yang lain.
Pada hari kelima saat hujan deras turun, sebuah kapal terlihat dari kejauhan. Sanji berteriak memanggil namun suaranya tidak berhasil mencapai mereka. Hari berlalu hingga hari ke-25 saat Sanji telah memakan roti terakhir dan menjadi sangat kurus. Karena merasa lapar, diam-diam ia mengintai Zeff. Dilihatnya Zeff masih hidup dan masih memiliki karung besar. Sanji mendekatinya diam-diam dengan sebilah pisau, namun Zeff telah mengetahui gerak-geriknya lalu menegur Sanji. Sanji mengatakan akan merebut makanan miliknya sambil merobek karung dengan pisau. Namun ia terkejut saat melihat isi karung hanya berisi harta bukan makanan. Ia lebih terkejut lagi saat mengetahui Zeff telah kehilangan kaki kanannya.
Sanji mulai menyadari jika Zeff ternyata telah memberi semua makanan yang ada kepadanya. Zeff mengatakan alasan ia membantunya karena mereka mempunyai kesamaan mimpi menemukan All Blue. Zeff mengaku selama menjadi bajak laut, ia sering kekurangan makanan di laut lepas dan merencanakan membuka sebuah restoran di laut jika terus hidup. Sanji yang merasa bersalah menyatakan setuju dan akan membantunya kelak meski Zeff sedikit pesimis jika Sanji kecil dapat membantunya. Pada hari ke-85, sebuah kapal datang dan menyelamatkan mereka.

Membuka Restoran Baratie Bersama Zeff

Sanji dan Zeff akhirnya berhasil membuka sebuah restoran di laut lepas yang diberi nama "Baratie". Meski telah menjual semua harta namun belum cukup untuk membayar semua biaya sehingga mereka harus bekerja lebih keras. Di masa itu, Sanji mulai belajar merokok agar tidak diremehkan Zeff. Walau dilarang oleh Zeff karena dapat merusak lidah, Sanji menjawab jika ia sekarang telah dewasa. Selama menjalankan restoran, Zeff sangat keras mengawasi masakan Sanji. Beberapa orang yang datang mengejek Zeff, dipukuli Sanji hingga babak belur.

East Blue Saga

Restoran ala Bajak Laut, Baratie

Kapal Going Merry berlabuh di Baratie dan tanpa sengaja berpapasan dengan kapal Angkatan Laut pimpinan letnan Fullbody. Dalam sebuah perseteruan, Luffy memblok tembakan meriam marinir, namun terpeleset hingga mengakibatkan bola meriam mengenai Baratie. Akibatnya restoran menjadi rusak, termasuk melukai pemilik Zeff. Luffy lalu dimintai pertanggungjawaban dan dijatuhi hukuman menjadi pelayan restoran selama seminggu tanpa bayaran.
Sanji pertama kali muncul sebagai asisten koki kepala dan sedang melayani beberapa tamu, termasuk letnan Fullbody dan teman wanitanya, Moodie. Meski Sanji melayani mereka dengan baik, namun beberapa tindakannya telah membuat Fullbody kehilangan muka di depan pelanggan lain. Tidak terima dipermalukan, Fullbody memilih bertengkar dengan Sanji. Pertengkaran berakhir dengan Sanji yang memukuli Fulbody hingga babak belur.
Koki lainnya, Patty muncul dan terkejut melihat kejadian itu. Ia mencela kebiasaan Sanji memukuli pelanggan, lalu mereka saling berargumen. Fullbody mengancam akan menutup restoran itu yang membuat Sanji semakin marah dan ingin membunuhnya, namun dengan cepat dihentikan para koki lain. Kekacauan belum berakhir hingga kemunculan Zeff dan Luffy yang terjatuh dari atas dengan merusak langit-langit. Zeff ikut memarahi Sanji atas kelakuannya dan menendangnya. Tak sampai disitu, Zeff turut menendang Fullbody dan mengusirnya untuk pergi.

Kisah Gin, Komandan Bajak Laut Krieg

Seorang anak buah Fullbody muncul melaporkan berita lepasnya anak buah Krieg dari tahanan. Fullbody tampak tidak percaya mengingat tahanan itu sudah berhari-hari tidak makan sehingga tidak punya sedikit pun kekuatan untuk melawan, sementara para pengunjung menjadi panik mendengar nama Bajak laut Krieg. Gin tiba-tiba muncul dan menembak marinir tersebut. Ia lalu minta disediakan makanan.
Patty segera melayaninya dengan sopan. Mengetahui Gin tak mampu untuk membayar, Patty menundukkannya dengan satu pukulan lalu menyeret ia pergi hingga ke luar pintu sedangkan Sanji bergegas ke dapur memasak makanan. Melihat segala kebrutalan yang terjadi, Fullbody menyatakan tak ingin berurusan dengan restoran itu lagi dan segera pergi. Di luar Baratie, Sanji menyajikan makanan di hadapan Gin yang kelaparan. Gin sangat senang dan segera memakannya. Luffy yang terkesan dengan kejadian tersebut segera menawari Sanji bergabung menjadi krunya.
Sanji menolak tawaran itu; menyatakan ia punya alasannya sendiri untuk terus bekerja di restoran. Gin lalu berterima kasih atas kebaikannya dan pergi meninggalkan Baratie, sementara Zeff mengawasi tingkah laku mereka dari lantai atas. Tak lama setelah Luffy memulai tugasnya sebagai pelayan, kru topi jerami yang lain; Zoro, Nami dan Usopp berkunjung ke Baratie. Sanji yang sedang melayani pengunjung tampak penasaran dengan mereka. Ia lalu mendekati Nami dan mulai merayunya. Zeff tiba-tiba datang menyela dan menyuruh kru topi jerami untuk membawa Sanji bersama mereka. Sanji tampak berang mendengarnya, lalu mereka saling bertengkar. Setelah kepergian Zeff, Sanji melanjutkan aksinya melayani kru topi jerami dan pengunjung lain.
Dua hari kemudian peristiwa mengejutkan terjadi. Para pengunjung tampak panik melihat kedatangan kapal Bajak Laut Don Krieg. Melihat kondisi kapal Krieg yang berantakan, Sanji berasumsi jika kapal mereka baru saja mengalami bencana alam. Gin kemudian muncul membawa Don Krieg yang kelaparan dan meminta disediakan makanan, menyatakan jika mereka punya uang untuk membayar, namun para koki menolak mengingat reputasi buruk Krieg sebagai bajak laut. Sanji tanpa disangka muncul membawa makanan sambil mempersilahkan Gin untuk memberinya kepada Don Krieg, yang menimbulkan kemarahan rekan-rekannya.
Selesai makan, Don Krieg mulai menunjukkan watak aslinya. Ia memukul jatuh Sanji dan menyatakan akan mengambil alih Baratie. Terlebih dahulu ia meminta para koki menyediakan makanan bagi 100 anak buahnya yang kelaparan.
Meski para koki menolak, Sanji tiba-tiba bangkit dan bermaksud menyediakan makanan yang dimaksud. Rekan-rekannya tampak tidak percaya dan berusaha menghentikannya. Pemilik restoran Zeff lalu muncul membawa sekarung makanan dan menyuruh Krieg untuk segera meninggalkan tempat itu. Sambil membawa makanan, Krieg menyatakan ia akan kembali.

Koki Baratie vs. armada Bajak Laut Don Krieg

Setelah berdiskusi panjang, Sanji dan yang lainnya bersiap-siap menghadapi serangan Bajak Laut Krieg. Sebelum pertempuran terjadi, sebuah peristiwa mengejutkan terjadi saat kapal Don Krieg terbelah menjadi tiga bagian. Kemudian diketahui jika peristiwa itu disebabkan ulah Dracule Mihawk. Mereka turut menyaksikan pertarungan antara Mihawk dengan Roronoa Zoro. Saat Zoro dikalahkan, Sanji ikut berteriak membujuk agar ia melepaskan ambisinya. Ia termasuk yang ikut terkejut melihat kemampuan Buah Iblis Luffy saat mencoba menyerang Mihawk. Setelah kepergian Mihawk, mereka semua bersiap bertempur melawan kru Krieg.
Zeff memerintahkan menaikkan sayap tambahan memberi mereka tempat berpijak agar tidak merusak bagian dalam restoran. Saat Krieg melempar kapal tempur yang dinaiki Patty dan Carne ke arah restoran, Sanji berhasil menendangnya dengan mudah. Sanji kemudian mengalahkan banyak anak buah Krieg. Komandan kedua Krieg; Pearl yang memakai tameng besi tak terkalahkan muncul menantang Sanji. Pertarungan mereka sempat diganggu aksi tak sengaja Luffy yang melukai Pearl. Dalam pertarungan yang sengit melawan tameng berapi Pearl, Sanji berhasil menendang ia dengan telak. Setelah Pearl tertimpa tiang kapal akibat ulah Krieg dan Luffy, Gin tiba-tiba menyandera Zeff dan meminta Sanji untuk menyerah.
Sambil menyandera Zeff, Gin menyuruh Sanji dan yang lain untuk meninggalkan Baratie demi keselamatan mereka. Sanji dengan tegas menolak dan menyarankan agar Gin menyandera dirinya saja. Dalam situasi yang tak menguntungkan, Pearl bangkit memukuli Sanji hingga terpelanting. Pearl kembali memukuli Sanji berulang kali namun Sanji tetap tak mau melawan. Kemudian terungkap masa lalu Sanji; termasuk hutang budi terhadap Zeff sebagai alasannya mempertahankan Baratie. Pearl kembali menyerang Sanji yang membuat berang Luffy. Luffy lalu menghancurkan sayap tambahan sambil mengancam akan menenggelamkan Baratie. Sanji tampak marah dengan tindakan Luffy dan menanyakan tujuannya.
Jadi anda berencana mati demi restoran ini? Apakah anda bodoh!? Anda tak akan membayar apapun dengan mati!!! Bukan untuk itu ia menyelamatkan anda! Menyia-nyiakan nyawa dan mati seperti ini setelah diselamatkan... Itu yang dilakukan para pecundang!
— Kata Luffy kepada Sanji

Luffy beralasan seandainya kapal telah hancur maka rencana Don Krieg tidak akan berhasil. Luffy juga menambahkan bahwa Sanji tak akan membayar hutang apapun kepada Zeff dengan mengorbankan nyawanya membela Baratie. Pearl datang menghentikan pertengkaran sambil mengancam akan membakar mereka. Gin tiba-tiba melepaskan sanderanya lalu menyerang Pearl dan mengalahkannya. Semua orang terkejut melihat tindakannya, terutama Don Krieg. Gin mencoba menjelaskan kepada Krieg jika ia akan menghabisi Sanji melalui kedua tangannya sendiri. Sementara itu, sebuah percakapan Luffy dengan Don Krieg tentang raja bajak laut berhasil memprovokasi Krieg hingga ia melepaskan sebuah bom shuriken yang awalnya disangka sebagai gas MH-5.
Gin mengeluarkan senjatanya berupa tongkat besi dan mulai menyerang Sanji. Gin berhasil menekan Sanji ke lantai, namun Sanji berhasil menendangnya kuat-kuat dan dibalas Gin dengan sebuah ayunan tongkat ke bagian perut hingga keduanya terlempar. Sementara Luffy bersiap menyerang Don Krieg, Gin dan Sanji saling bertarung lagi. Sanji berhasil mengimbangi Gin, namun luka-luka yang ia peroleh saat dipukuli Pearl turut mempengaruhi kekuatannya menyebabkan ia tak mampu melawan. Don Krieg memerintahkan Gin agar menghabisi Sanji. Gin kemudian dengan mudah menaklukan Sanji, namun saat akan memberi serangan terakhir, Gin tiba-tiba membatalkan niatnya teringat dengan kebaikan yang diberikan Sanji dan menyatakan jika ia tidak dapat melakukannya.
Don Krieg tampak marah melihat kejadian itu. Ia lalu mengeluarkan bom gas beracun MH-5 miliknya. Untungnya Sanji berhasil diselamatkan berkat upaya Luffy dan Gin, namun Gin ternyata menolak memakai masker sehingga tubuhnya terkena efek racun. Sanji segera menyuruh para koki untuk menyelamatkan Gin, sementara Luffy mulai menyerang Don Krieg. Sanji dan yang lain kemudian turut menyaksikan saat Luffy mengalahkan Don Krieg dan terjatuh ke laut. Zeff menyuruh Sanji untuk menyelamatkan Luffy, sambil menjelaskan kelemahan yang dimiliki pengguna Buah Iblis. Sanji segera melompat dan menyelamatkannya. Setelah Gin pulih, Sanji memberi mereka sebuah perahu kecil untuk pergi dan memintanya untuk tidak datang lagi.

Bergabung dengan Bajak Laut Topi Jerami

Luffy berhasil bangun dan terus merayu Sanji agar bergabung dengannya namun ia tetap menolak. Sanji kemudian mengungkapkan mimpinya menemukan All Blue dan berharap dapat pergi ke Grand Line suatu hari nanti. Kemudian mereka pergi ke ruangan makan. Di sana, para koki termasuk Zeff membuat berbagai keluhan yang dibuat-buat tentang sup masakan Sanji menyebabkan ia marah lalu meninggalkan tempat itu.
Diluar ruangan, Sanji dapat mendengar percakapan Zeff saat meminta Luffy untuk merekrut dirinya. Seekor hiu panda tiba-tiba muncul membawa Yosaku di dalam mulut. Yosaku rupanya datang untuk meminta bantuan Luffy karena ia telah memperkirakan arah kepergian Nami ke suatu tempat yang berbahaya. Luffy lalu berniat pergi untuk membantu Zoro dan Usopp. Sebelum kepergian mereka, Sanji menghentikan Luffy dan meminta agar merekrut dirinya menjadi koki mereka.
Setelah mengemas barang-barangnya, Sanji keluar restoran menuju kapal dan telah ditunggu Luffy dan Yosaku. Seluruh koki tampak hadir mengantar kepergiannya. Pemilik Zeff mengingatkan Sanji agar mengurus dirinya sendiri yang membuat ia terharu. Ia lalu bersujud mengucapkan banyak terima kasih atas segala sesuatu yang telah Zeff lakukan untuknya. Setelah semua momen emosional tersebut, Sanji pergi meninggalkan Baratie bersama Luffy dan Yosaku dan bergabung menjadi anggota Bajak Laut Topi Jerami.

Lain-Lain

Pertarungan Sanji

  • Sanji vs. Zeff
  • Sanji vs. Fullbody
  • Sanji vs. Pearl
  • Sanji vs. Gin
  • Sanji dan Luffy vs. Mohmoo
  • Sanji vs. Kuroobi
  • Sanji dan Zoro vs. Arlong
  • Sanji dan Luffy vs. Smoker
  • Sanji vs. Unluckies (Mr. 13 dan Miss friday)
  • Sanji vs. Mr. 2 Bon Kurei
  • Sanji, Luffy dan Usopp vs. Satori
  • Sanji dan Usopp vs. Enel
  • Sanji dan Zoro vs. Hamburg, Pickles dan Big Fan (Davy Back Fight)
  • Kru topi jerami vs. laksamana Aokiji
  • Sanji, Luffy, Zoro dan Chopper vs. Keluarga Franky
  • Sanji vs. Jerry
  • Sanji vs. Wanze
  • Sanji, Sogeking dan Franky vs. Lucci, Kaku, Kalifa dan Blueno
  • Sanji vs. Kalifa
  • Sanji vs. Jyabura
  • Sanji vs. Absalom
  • Kru topi jerami dan Brook vs. Zombie Oars dan Gekko Moriah
  • Kru topi jerami vs. Penunggang Ikan Terbang
  • Sanji vs. Duval
  • Kru topi jerami vs. Pacifista PX-4
  • Kru topi jerami dan Silvers Rayleigh vs. Kizaru, Sentomaru dan Pacifista PX-1
  • Sanji vs. Emporio Ivankov
  • Sanji vs. 99 Master Newkama Kenpo
  • Sanji dan Zoro vs. PX-7
  • Kru topi jerami vs. Kraken
  • Kru topi jerami dan Jinbe vs. Bajak Laut Manusia Ikan Baru
  • Sanji vs. Ikaros Much
  • Sanji dan Jinbe vs. Wadatsumi
  • Sanji vs. Vergo
Read More..

Roronoa Zoro

Posted by Arima Saya Selasa, 19 November 2013 0 komentar
Roronoa Zoro (ロロノア・ ゾロ Roronoa Zoro?) adalah seorang bajak laut dan ahli pedang dari kelompok Bajak Laut Topi Jerami dan merupakan salah satu karakter utama dalam cerita One Piece. Ia adalah orang pertama yang ditawari Monkey D. Luffy untuk bergabung dengannya. Impiannya adalah menjadi pendekar pedang nomor satu di dunia dengan mengalahkan Shichibukai Dracule Mihawk. Zoro termasuk ke dalam generasi bajak laut yang dilabeli sebagai "Sebelas Supernova", sebelas bajak laut rookie yang memiliki nilai bounty di atas Berry Besar100.000.000 saat mencapai Red Line, dengan bounty sebesar Berry Besar120.000.000.

Penampilan

Roronoa Zoro adalah pria muda bertinggi sedang, tubuh berotot dengan kulit kuning kecoklatan dan berambut pendek. Ciri khas yang sangat mencolok pada diri Zoro adalah rambutnya yang berwarna hijau muda, yang sering diejek Sanji dengan panggilan "marimo" atau kepala lumut dan bertangan kidal. Selain itu ia sering membawa tiga katana sekaligus kemanapun dibungkus dengan haramaki hijau diatas pinggul kanannya. Ia juga memakai tiga anting-anting emas di telinga kiri dan sering membawa bandana hijau hitam yang diikatkan di lengan kiri, yang sering diikatkan di kepala saat akan mulai bertarung serius.
Tubuh Zoro dipenuhi banyak bekas luka dengan satu luka yang menonjol yaitu bekas sayatan besar melintang di dada yang diperolehnya saat bertarung dengan Mihawk di Baratie. Bekas luka lainnya adalah luka melingkar disekitar kedua pergelangan kaki, yang diperoleh atas tindakannya sendiri yang mencoba memotong kakinya dalam usaha putus asa meloloskan diri dari perangkap lilin Mr. 3 di Little Garden.
Seperti anggota lainnya, pakaian Zoro bervariasi dari waktu ke waktu. Namun umumnya, pakaian yang menjadi ciri khasnya adalah kemeja putih berkancing tiga dan celana panjang hijau tua yang terselip rapi ke dalam sepatu bot hitam, serta sebuah haramaki hijau dipinggang.
Setelah timeskip, Zoro mendapatkan bekas luka di mata kirinya dan selalu tertutup. Lehernya sedikit lebih besar dan berotot dengan rambut yang sedikit lebih panjang dan tampak rapi seperti disisir kebelakang. Zoro kini memakai mantel panjang hijau gelap yang terbuka yang menutupi haramaki hijau didalamnya. Ia memiliki sabuk merah di pinggang tempat menaruh ketiga katana, yang melingkari mantelnya. Ia juga tampak lebih tinggi dari sebelumnya.

Karakteristik

Sebelum bergabung dengan kru topi jerami, Roronoa Zoro sebetulnya tidak menyukai bajak laut. Ia juga memiliki reputasi sebagai pemburu bajak laut hebat dan telah dikenal dimana-mana. Ia memiliki semacam aura menakutkan yang sanggup membuat gentar orang lain. Scratchmen Apoo menjulukinya nekat sama seperti kaptennya yang tidak bisa diatur-atur siapapun. Walau tidak sepenuhnya benar, namun begitulah reputasi Zoro di mata orang luar.
Setidaknya sepanjang cerita berjalan beberapa orang akan shock atau menjadi serius saat mendengar namanya. Selama Cerita Kapten Morgan, penduduk kota menjadi shock saat nama Zoro disebutkan. Berapa orang seperti Yosaku, Johny, Cabaji, Tashigi, Daz Bones, Zambai dari Keluarga Franky, Scratchmen Apoo hingga Capone Bege mengenal namanya walau belum pernah bertemu secara langsung dengannya. Bahkan seorang laksamana Kizaru langsung mengincarnya saat kru topi jerami di serang di Kepulauan Sabaody sambil terus menyebut namanya. Ia juga pernah ditawari untuk bergabung menjadi agen Baroque Works karena reputasinya walau ia kemudian menolak.
Zoro memiliki pembawaan yang tegas dan serius, namun kadang kala ia bisa juga menjadi humoris dengan gaya lucu yang konyol. Ia juga bisa sangat mengintimidasi dengan hanya menggertak untuk menakuti lawannya. Walau demikian, Zoro sebetulnya memiliki hati yang baik, dimana ia bersedia mengambil resiko kematian demi seorang gadis kecil yang baru ditemuinya. Saat melawan orang-orang yang tak bersalah, ia mencoba menahan diri dengan menggunakan sisi pedang yang tumpul agar tidak memberikan luka serius kepada mereka.
Zoro memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat dan objektif dalam menilai. Ia akan menjadi orang pertama yang mendukung keputusan Luffy. Ia menyatakan bahwa keputusan seorang kapten adalah mutlak dan setiap anggota kru harus mematuhinya tanpa pertanyaan. Namun ia dapat menjadi objektif dalam menilai situasi tertentu dan memberikan pendapatnya dari sudut pandang yang logis, seperti pengkhianatan Robin dan juga saat Luffy dan lainnya ingin membawa Usopp kembali. Ia juga memiliki tekad yang kuat dalam mencapai keinginannya, yang berpengaruh dalam setiap pertarungannya dimana ia pantang menyerah meski telah terluka parah. Namun ia dapat menerima kekalahan jika merasa hal itu tidak terelakkan.
Sepanjang cerita One Piece berjalan, ditunjukkan kalau Zoro mempunyai kebiasaan mudah tersesat atau kehilangan arah jika berjalan sendirian. Kebiasaan ini benar-benar mendasar, seperti saat di Enies Lobby, Nami menunjuk ke depan dan mengatakan kepada semua orang untuk pergi dengan cara ini, tapi Zoro masih berjalan ke arah yang salah. Ia tidak menyadari kekurangannya ini. Setiap kali tersesat, ia menyalahkan orang lain sambil bergumam "yang lain tersesat lagi". Selain itu, kemampuan Zoro dalam pertarungan seringkali dikagumi dan dibilang "keren" oleh karakter lain. Akibatnya ia menjadi idola banyak orang terutama dari kru topi jerami sendiri seperti; Usopp, Chopper dan Brook. Ia juga sulit diatur-atur seperti melepas perbannya karena merasa risih, hanya untuk dimarahi Chopper kemudian.
Zoro sangat bangga dengan reputasi yang telah ia bangun sejak lama, sejak masih menjadi pemburu bajak laut yang terkenal atau saat menerima bounty pertamanya sebagai bajak laut. Kebanggaannya bertambah seiring dengan kenaikan nilai bounty yang diterimanya, terlebih karena nilai bounty nya lebih tinggi dari yang dimiliki Sanji. Kebanggaan dirinya begitu tinggi hingga menurun ke egonya sampai-sampai ia mengaku tidak percaya kepada tuhan saat di Skypiea meski tidak bermasalah jika orang lain meyakininya. Namun sifat keras kepalanya ini sedikit berubah seiring perjalanan mereka. Zoro bersedia menyerahkan mimpinya demi mewujudkan ambisi Luffy saat menyerahkan hidupnya kepada Bartholomew Kuma agar melepas Luffy. Ia juga bersedia merendahkan harga dirinya saat meminta Mihawk untuk melatihnya agar dapat lebih berguna bagi Luffy.
Saat mereka sedang berlayar, Zoro biasa menghabiskan waktu dengan berlatih fisik atau jika tidak ia sering tidur tanpa mengenal waktu. Ia sangat menyukai minuman beralkohol, sama seperti Luffy yang menyukai daging atau Nami yang menggilai uang. Saat dihadapkan pada suatu masalah, ia terbiasa menyelesaikannya dengan metode yang sederhana, seperti saat terborgol bersama Usopp, ia menyarankan untuk memotong salah satu tangan mereka dimana Usopp berteriak meminta pengacara dan juga saat menyiasati kemampuan Mr. 2 di Alabasta, ia menyarankan membuat tanda X (yang awalnya ditertawakan Sanji) untuk mengenali mereka.
Saat ia mulai berniat serius untuk bertarung, ia biasa mengikatkan bandananya dikepala. Zoro memiliki semacam kesenangan dalam bertarung, yang membuat ia bergairah untuk hidup. Scratchmen Apoo menyebutkan kalau Zoro memiliki insting pembunuh yang menakutkan, mengakui bahwa Zoro adalah "binatang buas sebenarnya". Memang terlihat dalam kebanyakan pertarungannya, ekspresi Zoro sudah cukup untuk menakuti mereka. Ia juga sering menyeringai kesenangan saat menemukan lawan yang sangat terampil, yang membuat takut baik musuh maupun rekan-rekannya sendiri. Bahkan dalam kesehariannya, ia sering menampilkan senyum mengerikan yang memberikan kesan bahwa ia seperti monster.
Dalam beberapa kesempatan, Zoro menunjukkan kalau ia percaya kepada nasib dan takdir, membuatnya sepintas sangat mirip dengan anggota kru Bajak Laut Blackbeard. Saat kru topi jerami mendapat kesulitan memilih seseorang diantara mereka untuk melaksanakan tugas tertentu, ia menyarankan solusi dengan cara pengundian. Salah satu contoh paling nyata adalah saat ia menguji katana Sandai Kitetsu untuk melihat peruntungannya. Saat masih menjadi pemburu bajak laut, ia menyatakan kalau itu adalah perputaran nasib yang menginginkannya begitu. Besar kemungkinan kesediaannya bergabung dengan Luffy karena merasa nasib mempertemukan mereka. Kemudian setelah timeskip, saat ia menghancurkan sebuah kapal bajak laut, ia menyalahkan nasib karena ia tertidur disana, sambil memberitahu mereka kalau nasib sepertinya belum mengijinkan mereka berpetualang ke Dunia Baru.

Hubungan

Nakama

Sama seperti Luffy, Zoro siap untuk melindungi dan menyelamatkan semua rekan-rekannya dari bahaya meski resikonya adalah nyawanya sendiri. Misalnya di Skypiea saat Going Merry diseret paksa, ia menyuruh yang lainnya untuk meninggalkan kapal sementara ia tetap di kapal sendirian untuk melindunginya. Selain itu, ia pernah bersedia menukarkan hidupnya kepada Bartholomew Kuma agar ia melepas Luffy dan memukul pingsan Sanji ketika mencoba hal yang serupa. Ia juga pernah mencoba memotong kakinya agar dapat menyelamatkan Nami dan Vivi dari perangkap lilin di Little Garden. Saat melawan Daz Bones, ia malah memikirkan keselamatan rekan-rekannya walau ia sendiri sedang terluka parah.
Zoro sangat mempercayai Luffy sepenuhnya dan selalu mengikuti setiap keputusan yang dibuat apapun konsekuensinya. Ia menyatakan kalau keputusan seorang kapten adalah mutlak dan setiap anggota kru harus mematuhinya tanpa pertanyaan. Pada saat baru bergabung, ia pernah menyatakan bahwa ia sendiri yang akan menyingkirkan Luffy jika Luffy nantinya menghalang-halangi impiannya sebagai pendekar pedang nomor satu. Namun prinsipnya ini kemudian berubah saat ia tanpa ragu membuang impiannya demi mewujudkan ambisi Luffy sebagai raja bajak laut, saat menyerahkan hidupnya kepada Kuma di Thriller Bark. Ia juga mampu menahan malu dan membuang egonya saat memohon kepada Mihawk untuk melatihnya agar menjadi lebih kuat untuk kaptennya, Luffy. Zoro (termasuk Sanji) termasuk yang tidak khawatir kepada Luffy dan sering mengatakan kepada yang lain agar percaya kepada kapten mereka saat ia bertarung.
Zoro termasuk lemah jika sudah menghadapi Nami. Karena sifat lugunya, ia sering diakali Nami terutama dalam hal keuangan tanpa bisa ia menolak. Walau kadang menggerutu karena sering disuruh-suruh, namun ia tetap peduli pada keselamatannya dan berani mempertaruhkan nyawa untuk melindunginya dari bahaya. Ia juga percaya kepada insting tajam Nami, seperti mau mendengarkan pengamatan Nami saat mereka sedang berpesta di Whiskey Peak, walau ia dalam keadaan setengah sadar.
Zoro ditampilkan selalu terlihat bersaing dengan Sanji dan sering terlibat pertengkaran konyol di waktu yang tidak tepat. Hal ini mungkin karena ego semata, seperti jarang mengakui kualitas masakan Sanji dan jika pun ya hanya berbasa-basi dengan mengatakan "oke". Meski sering bersaing dan terlibat pertengkaran konyol, mereka berdua sebetulnya sangat dekat seperti bersaudara dan saling menjaga satu sama lain walau tak mengakuinya. Persaingan ini akan berlanjut ke dalam medan pertempuran, dimana mereka saling bersaing untuk menjadi yang terbaik tentang jumlah musuh yang dikalahkan. Selama Cerita Little Garden, Zoro dan Sanji terlibat permainan adu tantangan berburu daging dinosaurus seperti yang dilakukan raksasa Dorry dan Brogy sejak 100 tahun yang lalu. Mereka berdua memiliki kesamaan saling memanggil satu sama lainnya dengan nama ejekan, seperti Zoro yang memanggil Sanji dengan "koki tolol" atau Sanji yang selalu memanggil Zoro dengan "marimo/kepala lumut" ataupun "samurai brengsek". Dua tahun kemudian Zoro memanggil Sanji dengan "nomor 7" mengacu pada urutan kedatangan mereka di Kepulauan Sabaody dan menganggap dirinya sebagai "nomor1" yang sering membuat Sanji kesal.
Usopp dan Chopper sangat mengagumi kekuatan Zoro. Mereka menganggapnya sebagai juru pelindung saat dihadapkan pada situasi yang tidak aman. Ia juga memiliki hubungan yang dekat dengan Chopper, menganggapnya sebagai anggota kru termuda yang butuh bimbingan saat ia merasa takut atau bimbang dalam bersikap. Zoro banyak mengajarkan prinsip bajak laut kepada Chopper saat ia baru bergabung di Cerita Alabasta. Zoro juga menjadi yang pertama menolongnya jika Chopper tercebur ke dalam air. Namun yang paling tampak adalah saat di Skypiea dimana ia yang sedang terluka parah, menjadi marah besar kepada Ohm dan ingin membalas dendam meski sebetulnya sikap seperti itu bukanlah kebiasaannya.
Saat Nico Robin baru bergabung, ia menjadi satu-satunya yang tidak percaya kepadanya. Namun dikemudian hari, ia menunjukkan kesediaan untuk melindunginya dari bahaya, seperti menangkapnya saat diserang Enel atau menjadi yang pertama melompat saat diancam Aokiji. Selama bertempur di Enies Lobby, Ia menjadi gelap mata saat Kaku menghina Robin. Setelah kejadian di Enies Lobby, mereka berdua menjadi rukun satu sama lain. Diantara seluruh kru, Zoro dan Robin adalah yang karakter paling tenang dan serius dalam situasi apapun. Robin juga menjadi satu-satunya anggota kru yang tidak pernah membuat Zoro marah karena kepribadian mereka yang serupa.
Zoro juga bisa bergaul dengan Franky, meski kadang menjadi jengkel melihat kebiasaan Franky yang cengeng. Sementara itu saat Brook bergabung, mereka berdua mengembangkan sikap saling menghormati sebagai sesama pendekar pedang. Walau begitu, kadang mereka semua sering terlibat kelucuan yang konyol.

Teman

Kuina

Kuina adalah gadis remaja teman masa kecil Zoro sekaligus saingan beratnya. Mereka memiliki impian yang sama untuk menjadi pendekar pedang terhebat di dunia. Zoro tak pernah berhasil mengalahkan Kuina (kalah dalam 2.001 pertandingan terus menerus) dan bercita-cita untuk menyamai keahliannya. Setelah pertandingan ke 2.001, Kuina mengungkapkan kenyataan pahit bahwa dia tak akan bisa mencapai impiannya karena dia adalah seorang wanita. Ia percaya pada saat ia tumbuh dewasa, tubuhnya akan menjadi melemah dan ia akan dikalahkan Zoro pada saat itu.
Zoro menjadi berang mendengar pernyataan itu dan berjanji kalau suatu saat nanti, salah satu dari mereka akan menjadi yang terhebat di dunia. Kuina meninggal tak lama setelah itu karena suatu kecelakaan. Zoro terus memegang janjinya pada Kuina. Ia kemudian meminta katana milik Kuina sebuah "Meitou: Wadou Ichimonji" kepada ayahnya, dan terus membawanya hingga saat ini.

Koshiro

Koshiro adalah ayah kandung Kuina sekaligus guru yang mengajarkan Zoro keahlian berpedang sejak ia masih kecil. Zoro belajar di perguruannya sampai ia menjelang dewasa. Setelah kematian Kuina, Koshiro berkenan memberikan katana warisan keluarganya "Meitou: Wadou Ichimonji" kepada Zoro melihat tekad keras yang dimilikinya. Koshiro menyatakan ia tak peduli Zoro menjadi apapun selama menganggap katana sebagai ha

Yosaku dan Johny

Sebelum menjadi bajak laut, Zoro berkelana menjadi pemburu hadiah bersama Yosaku dan Johny. Yosaku dan Johny sangat mengagumi kemampuan Zoro dan memanggilnya sebagai "Aniki" (kakak). Setelah bergabung dengan kru topi jerami, Zoro bertemu kembali dengan mereka dan mereka berdua turut membantu kru topi jerami ke Kepulauan Konomi.

Coby

Zoro bertemu Coby saat ia bersama Luffy mencoba membebaskannya dari upaya penahanan kapten Morgan. Awalnya Coby takut dengan reputasi menakutkan Zoro, tapi setelah bertemu langsung Coby mulai mengaguminya. Zoro dan Luffy turut senang saat bertemu lagi dengan Coby di Water 7.

Ippon-Matsu

Pada awalnya, Ippon-Matsu mencoba mengakali Zoro untuk menjual katana Wadou Ichimonji miliknya dengan harga murah. Namun ia berbalik menghormati Zoro setelah melihat aksinya saat menguji katana "Sandai Kitetsu". Saking senangnya, ia lalu mengambil katana terbaik yang dimilikinya "Yubashiri" untuk diberikan secara gratis kepada Zoro. Saat Zoro mendapatkan poster buronan, ia menempel gambar Zoro di dinding tokonya sebagai tanda kekaguman.

Nefertari Vivi

Ia bergaul baik dengan Vivi. Ia bahkan nekat mencoba memotong kakinya saat berusaha menyelamatkan Vivi dan Nami dari perangkap lilin di Little Garden. Vivi sering memanggilnya dengan nama "Mr. Bushido". Saat ia dan kru topi jerami berpisah dengan Vivi, ia turut mengangkat tangannya tanda persahabatan.

Perona

Mereka menjadi teman dekat saat bersama-sama dikirim Kuma ke Pulau Kuraigana. Perona turut mengurus dan merawat luka-lukanya selama Zoro dilatih oleh Mihawk. Perona juga yang mengantar kepergian Zoro ke kepulauan Sabaody dua tahun kemudian.

Musuh

Zoro tidak mempercayai orang lain selain Luffy dan tidak pernah berniat menjalin persahabatan dengan siapapun. Zoro selalu bersikap kalau orang yang berani menghalangi jalannya adalah musuh. Oleh karena itu, ia sering membuat musuh lebih banyak dari anggota Bajak Laut Topi Jerami manapun.

Pemerintah Dunia

Bersama Bajak Laut Topi Jerami, mereka dipandang sebagai ancaman yang serius bagi Pemerintah Dunia setelah insiden di Enies Lobby. Apalagi ditambah dengan serangan mereka kepada para Tenryubito di Tempat Pelelangan Budak di Kepulauan Sabaody.

Angkatan Laut

Awalnya ia dianggap membantu pihak Angkatan Laut dengan menjadi pemburu bajak laut. Namun setelah memutuskan menjadi bajak laut, ia menjadi buronan yang dicari Angkatan Laut dengan bounty sebesar Berry Besar 120.000.000.

Tashigi

Ia bertemu Tashigi saat di Loguetown. Pada awalnya, Tashigi tidak mengenalinya sebagai bajak laut dan membantunya mencari katana baru. Setelah merasa ditipu Zoro, Tashigi marah dan menghadang kru topi jerami yang hendak melarikan diri. Zoro kemudian mengalahkannya, namun menolak untuk melawan lagi karena wajah Tashigi yang mirip dengan wajah Kuina. Mendengar jawaban seperti itu, Tashigi marah besar dan bersumpah untuk terus mencari Zoro.

Dracule Mihawk

Impian dalam hidup Roronoa Zoro adalah untuk dapat bertemu Dracule Mihawk dan mengalahkannya. Ia berkesempatan bertemu dengan Mihawk dan bertarung dengannya di Baratie, namun dikalahkan dengan mudah. Mihawk menjadi respek kepadanya dan membiarkan ia untuk terus hidup dan menunggu bertarung dengannya sampai ia bertambah kuat.
Ia bertemu lagi dengan Mihawk saat dikirim Kuma ke Pulau Kuraigana. Ia kemudian rela menyingkirkan harga dirinya saat meminta Mihawk untuk melatihnya agar menjadi kuat bagi Luffy. Mihawk lalu bersedia melatihnya dalam waktu dua tahun.

Kemampuan

Roronoa Zoro adalah pendekar pedang yang sangat berbakat. Ia bersama Luffy dan Sanji dikenal sebagai tiga pejuang utama kelompok Bajak Laut Topi Jerami. Setelah menyaksikan keahlian bertarung dan ketegasan sikapnya, sering membuat banyak orang keliru menyangka ia adalah kapten dari kru topi jerami yang sebenarnya. Dalam setiap pertarungan, Luffy selalu melawan musuh utama sedangkan Zoro akan menghadapi musuh terkuat kedua.

Pendekar Tiga Pedang Teknik Santōryū

Roronoa Zoro merupakan pendekar pedang yang menggunakan tiga katana sekaligus, yang dinamakan teknik "Santōryū". Ia memakai kedua tangannya untuk memegang dua katana dan menggigit katana ketiga dengan mulut. Sepertinya ia adalah orang pertama yang menemukan teknik ini. Walau dikenal sebagai pendekar pedang dengan teknik Santōryū, ia tak sungkan jika hanya menggunakan satu atau dua pedang saja, bahkan dengan tangan kosong jika terpaksa, sesuai dengan selera.
Sepanjang cerita berjalan, Zoro telah berhasil mengalahkan beberapa karakter kuat baik pendekar pedang maupun petarung biasa. Ia telah mengalahkan Cabaji, Daz Bones, pendeta Ohm, Kaku maupun Ryuma. Ia bahkan mengalahkan 100 pemburu hadiah Whiskey Peak seorang diri. Namun ia dikalahkan dengan mudah saat melawan pendekar pedang terbaik di dunia Dracule Mihawk di Baratie.
Roronoa Zoro memiliki kekuatan fisik yang luar biasa mengerikan untuk ukuran manusia biasa. Pada waktu masih kecil, ia sering berlatih dengan mengangkat bebatuan yang sangat besar. Setelah dewasa sekarang, ia mampu mengangkat dan melemparkan seluruh bangunan bertingkat. Ia juga mampu sit-up dengan satu jari dalam posisi kaki diatas ditambah barbel yang luar biasa besarnya untuk latihan. Selaras dengan kekuatannya, Zoro memiliki ketahanan tubuh yang tidak masuk akal. Ia memiliki toleransi terhadap rasa sakit dan stamina yang menakjubkan, seperti terkena tebasan di dada pedang hitam Mihawk, tusukan hidung gergaji Arlong, berkali-kali terkena gergaji tajam Daz Bones, sambaran petir Enel, hujan serangan Rankyaku Kaku, tendangan raksasa Oz dan Ursus Shock Bartholomew Kuma. Zoro juga menjadi satu-satunya orang dalam kru topi jerami yang tetap sadar sepanjang semua pertarungan mereka.
Selain itu, Zoro juga mampu menyerap semua luka dan kelelahan Luffy dan tetap tersadar meski ia pun sudah terluka berat sebelumnya. Hal ini sangat mengesankan Kuma yang terkejut melihatnya masih hidup saat bertemu kembali di Kepulauan Sabaody. Peristiwa ini seperti membandingkan langsung ketahanan tubuh Zoro dengan Luffy, dimana Zoro sanggup menerima luka yang Luffy sendiri jatuh tak sadarkan diri setelah melawan Moriah, ditambah dengan lukanya sendiri dan ia masih mampu sadarkan diri setelah itu meski ia tak bisa bergerak berhari-hari kemudian.
Zoro telah berhasil selamat dari luka-luka yang dapat dengan mudah membunuh manusia normal. Bahkan saat dalam keadaan sekarat penuh luka, ia masih dapat meningkatkan level kemampuannya untuk bertarung melawan musuh yang sangat kuat, dan bertarung dengan penuh determinasi dan pikiran yang jernih. Hal ini menunjukkan kalau selama seri One Piece berjalan, ia memiliki daya tahan tubuh yang tertinggi dari seluruh kru topi jerami, bahkan sudah tampak tak manusiawi lagi untuk orang yang tidak memiliki kekuatan Buah Iblis.
Skill dasar bertarung Zoro juga sangat mumpuni. Ia mampu mengalahkan lawan hanya dengan tangan kosong dan tendangan. Kemampuan bertarung tanpa pedang Zoro setara dengan Sanji. Kelincahan, kecepatan dan refleksnya sangat luar biasa. Walau sedang terluka, ia masih mampu menghindari serangan bertubi-tubi dari Kuma yang luar biasa cepatnya. Ia juga memiliki semacam teknik yang dapat membesarkan otot tangannya. Walau tidak menggunakan katana, ia masih mampu memotong suatu benda layaknya saat menggunakan katana.
Diluar keahlian pedangnya, Zoro memiliki satu kelemahan yang cukup konyol. Ia mudah tersesat saat berjalan sendiri walau itu sebetulnya sangat mudah bagi orang lain. Seperti dalam Cerita Skypiea, ia bermaksud pergi ke kanan, namun pergi ke kiri. Saat di Enies Lobby, Nami jelas-jelas menunjuk ke depan dan mengatakan kepada semua orang untuk pergi kesana, tapi Zoro masih berjalan kearah yang salah. Kurangnya Zoro pada orientasi arah sering membuat kru topi jerami lainnya menjadi khawatir dan akhirnya kadang-kadang dijadikan bahan untuk mengejeknya terutama Luffy. Namun, Zoro tidak menyadari hal ini dan biasanya ia menyalahkan kru yang lain yang tersesat.
Ketrampilan pedang Zoro meningkat dari waktu ke waktu. Ia akhirnya dapat memotong baja saat bertarung dengan Daz Bones di Alabasta. Kemudian saat di Skypiea, ia dapat menguasai teknik pedang dengan memanfaatkan udara untuk menyerang musuh dari jauh. Brook mengklasifikasinya sebagai pengguna dari "Power of Destruction" (破壊 Hakairyoku). Saat bermain Davy Back Fight di Long Ring Long Island, ia mengembangkan suatu teknik memotong benda dengan hanya menggunakan tangan kosong.
Setelah dua tahun dilatih Mihawk, ketrampilan Zoro kini jauh meningkat pesat. Ia dengan mudah dapat memotong sebuah kapal bajak laut yang besar hingga beberapa bagian. Ia juga mampu memotong Pacifista (bersama Sanji) dengan sekali ayunan pedang, dimana sebelumnya ia nyaris tidak berhasil merusak satu Pacifista, dua tahun yang lalu. Kekuatan baru Zoro juga terlihat saat ia dengan mudah dapat mengalahkan Hody Jones, yang seorang manusia ikan didalam air, dimana manusia akan sangat lemah jika melawan manusia ikan di habitat aslinya. Selain itu, Zoro bisa bergerak lebih cepat didalam air bahkan jika dibandingkan dengan kecepatan manusia ikan. Hal ini disebutkan oleh anggota Bajak Laut Manusia Ikan Baru sendiri, yang menyatakan mustahil untuk seorang pendekar pedang akan lebih cepat dari Hody Jones. Ia pun dengan mudah mengalahkan Hyozou yang dianggap sebagai pendekar pedang terbaik di pulau Gyojin, bahkan ditambah dengan ia mengkonsumsi banyak Energi Steroid untuk memperkuatnya. Zoro menyatakan kalau Hyozou hanyalah pemanasan yang baik menjelang kepergian mereka ke Dunia Baru.

Katana

Selama petualangannya, Zoro telah menggunakan banyak katana. Ketiga katananya saat ini adalah:
  • Meitou: Wadou Ichimonji (warisan Kuina)
  • Sandai Kitetsu (diberikan Ippon-Matsu)
  • Meitou: Shusui (diberikan Ryuma)
Bekas pedang Selain ketiga katana miliknya saat ini, ia juga pernah menggunakan berbagai pedang.
  • 2 katana awal; keduanya hancur saat bertarung dengan Mihawk (digunakan sejak awal seri sampai Cerita Baratie)
  • Pedang milik Yosaku dan Johny; dikembalikan setelah pertarungan (digunakan saat Cerita Arlong)
  • Meitou: Yubashiri; sebelumnya diberikan oleh Ippon-Matsu, hancur oleh kapten Shu di Enies Lobby, kemudian dikubur di Thriller Bark (diperoleh saat Cerita Loguetown sampai Cerita Thriller Bark)
  • 2 pedang milik Angkatan Laut; yang pertama dihancurkan kapten Shu, yang kedua ditinggalkan di Enies Lobby setelah pertempuran (hanya digunakan di Enies Lobby)

Haki

Dua tahun setelah dilatih Dracule Mihawk, Zoro kini memiliki kemampuan menggunakan haki. Saat di Punk Hazard, ia menggunakan Busoshoku Haki ketika bertarung melawan Monet yang memiliki kemampuan Buah Iblis tipe Logia. Seperti yang disebutkan Tashigi, ia memiliki kemampuan haki yang sangat besar melebihi dirinya.

Teknik

Santōryū

Santōryū (三刀流 Santōryū) secara harfiah diartikan sebagai teknik tiga pedang, dengan satu pedang di setiap tangan, dan pedang ketiga berada di mulut.
  • Oni Giri (鬼斬り Oni Giri Pembasmi Iblis)
    Zoro menyilangkan kedua pedang di dadanya dan bergerak maju dengan cepat, pedang yang di mulut akan memberi kerusakan besar. Digunakan pertama kali saat melawan Cabaji.
  • Tora Gari (虎狩り Tora Gari Pemburu Harimau)
    Zoro mensejajarkan kedua pedangnya dengan mulut, lalu mengayunkannya ke bawah. Digunakan pertama kali melawan Sam dan Buchi
  • Santōryū Ougi: Sanzen Sekai (三刀流奥義 三・千・世・界 Santōryū Ōgi: Sanzen Sekai)
  • Toro Nagashi (刀狼流し Tōrō Nagashi Darah Serigala)
  • Tatsu Maki (龍巻き Tatsu Maki Putaran Angin Naga)
  • Yaki Oni Giri (焼鬼斬り Yaki Oni Giri Api Pembasmi Iblis)
  • Ushi Bari (牛針 Ushi Bari Tanduk Banteng)
  • Gazami Dori (蟹(ガザミ)獲り Gazami Dori Capit Kepiting)
  • Hyakuhachi Pound Ho (百八煩悩(ポンド)鳳 Hyakuhachi Pondo Hō)
  • Karasuma Gari (鴉魔狩り Karasuma Gari)
  • Gyuki: Yuzume (牛鬼 勇爪 Gyūki: Yuzume Cakar Maut Sapi Iblis)
  • Enbima Yonezu Oni Giri (艶美魔夜不眠鬼斬り Enbima Yonezu Oni Giri)
  • Ichi Gorilla (一剛力羅(ゴリラ) Ichi Gorilla Satu Gorila)
  • Nii Gorilla (二剛力羅(ゴリラ) Ni Gorilla Dua Gorila)
  • Nigori-Zake (二剛力斬(ニゴリザケ) Nigori-Zake)
  • Hyo Kin Dama (豹琴玉 Hyō Kin Dama)
  • Daibutsu Giri (大仏斬り Daibutsu Giri)
  • Yasha Garasu (夜叉鴉 Yasha Garasu)
Setelah timeskip
  • Santōryū Ōgi: Rokudo no Tsuji (三刀流奥義 六道の辻 Santōryū Ōgi: Rokudō no Tsuji)
  • Kokujo: O Tatsumaki (黒縄・大龍巻 Kokujō: Ō Tatsumaki)
  • Rengoku Oni Giri (煉獄鬼斬り Rengoku Oni Giri)
  • Ul-Tora Gari (極虎狩り(ウルトラがり) Uru Tora Gari)

Kyūtōryū

Kyūtōryū (九刀流 Kyūtōryū) secara harfiah diartikan sebagai teknik sembilan pedang, sebuah ilusi gaya pedang dari teknik Santōryū.
  • Kiki Kyutouryu: Asura (鬼気 九刀流 阿修羅 Kiki Kyūtōryū: Ashura)
  • Asura: Ichibugin (阿修羅弌霧銀 Ashura: Ichibugin)
  • Asura: Makyusen (阿修羅魔九閃 Ashura: Makyūsen)

Nitōryū

Nitōryū (二刀流 Nitōryū) secara harfiah diartikan sebagai teknik dua pedang.
  • Taka Nami (鷹波 Taka Nami)
  • Sai Kuru (犀回 Sai Kuru)
  • Nitouryu Iai: Rashomon (二刀流 「居合」 羅生門 Nitōryū Iai: Rashōmon)
  • Nanajuni Pound Ho (七十二煩悩(ポンド)鳳 Nanajūni Pondo Hō)
  • Nigiri (弐斬り Nigiri)
  • Toro (登楼 Tōrō)
  • Otoro (応登楼 Ōtōrō)
  • Hirameki (閃 Hirameki)
  • Samon (砂紋 Samon)
  • Maguma (魔熊 Maguma)
  • Dai Gekken (大撃剣 Dai Gekken)

Ittōryū

Ittōryū (一刀流 Ittōryū) secara harfiah diartikan sebagai teknik satu pedang.
  • Ittōryū Iai: Shishi Sonson (一刀流 「居合」 獅子歌歌 Ittōryū Iai: Shishi Sonson)
  • Sanjuroku Pound Ho (三十六煩悩(ポンド)鳳 Sanjūroku Pondo Hō)
  • Hiryu: Kaen (飛竜火焔 Hiryū: Kaen)
Setelah timeskip
  • Yakkodori (厄港鳥 Yakkōdori)
  • Sanbyakurokuju Pound Ho (三百六十煩悩鳳 Sanbyakurokuju pondo Hō)
  • Ittōryū Iai: Shi Shishi Sonson (一刀流「居合」 死・獅子歌歌 Ittōryū Iai: Shi Shishi Sonson)

Mutōryū

Mutōryū (無刀流 Mutōryū) secara harfiah diartikan sebagai teknik berpedang tanpa menggunakan pedang.
  • Mutoryu (無刀流 Mutōryū)
  • Mutoryu: Tatsu Maki (無刀流・龍巻き Mutōryū Tatsu Maki)

Teknik Kombinasi

  • Gomu Gomu no Tatsu Épaule Muchi Maki Shoot (ゴムゴムの龍 肩肉 巻き ムチ シュート Gomu Gomu no Tatsu Epōru Muchi Maki Shūto)
  • Armée de L'air Power Shoot (空軍(アルメ・ド・レール)パワーシュート Arume do Rēru Pawā Shūto)
  • Gomu Gomu no Sanbyaku Pound Cannon (ゴムゴムの三百煩悩(ポンド)攻城砲(キャノン) Gomu Gomu no Sanbyaku Pondo Hō)
  • 600,000,000 Beli Jackpot (6億B・JACKPOT(6おくベル・ジャックポット) Roku Oku Beri Jakkupotto)
  • Knee Crash (ニー・クラッシュ Nī Kurasshu)
  • Santōryū Gomu Gomu no Diable Mouton Jet Roppyaku Pound Cannon (三刀流ゴムゴムの悪魔風羊肉JET六百煩悩攻城砲 Santōryū Gomu Gomu no Diable Mouton Jetto Roppyaku Pondo Hō)
Teknik yang hanya ada di anime
  • Shinken Shirahatori (真剣白刃取り Shinken Shirahatori)
  • Gomu Gomu no Kaiten Ono (ゴムゴムの回転斧 Gomu Gomu no Kaiten Ono)
  • Makie - Hana Arashi San-Ju-Roku Pound Ho (必殺撒き餌 鼻嵐三十六煩悩鳳 Makie - Hana Arashi San-Jū-Roku Pondo Hō)

Riwayat

Masa Lalu

Janji Zoro kepada Kuina

Saat masih kecil, Zoro mendatangi Dojo (perguruan pedang) milik Koshiro sambil menantangnya demi mendapatkan pengakuan. Koshiro mengajukan syarat kalau ia dapat mengalahkan putrinya Kuina, ia akan mengakui kemampuan Zoro, akan tetapi jika ia kalah maka Zoro harus mau berlatih di bawah bimbingannya. Zoro kemudian bertanding dengan Kuina, namun dapat dikalahkan dengan mudah. Sesuai kesepakatan, Zoro kemudian berlatih pedang di bawah asuhan Koshiro.
Tidak terima dengan kekalahannya, Zoro kembali mengajukan pertarungan ulang. Hingga pertarungan ke 2000 mereka, Zoro tetap tidak bisa mengalahkan Kuina. Diam-diam, Zoro menantang Kuina sekali lagi namun kali ini menggunakan pedang sungguhan. Kuina menyanggupi, lalu mereka bertanding di tengah malam. Lagi-lagi ia kalah dan menangis kesal karena merasa gagal mencapai impiannya menjadi pendekar pedang nomor satu di dunia.
Mendengar hal ini, Kuina menghibur Zoro dan percaya kalau ia bisa melakukannya suatu hari nanti karena ia adalah seorang pria. Kuina mengatakan bahwa dia pun memiliki impian yang sama, namun dia tahu dengan pasti kalau dia tak akan bisa menggapainya. Ayahnya telah menjelaskan bahwa seorang perempuan tak akan bisa menjadi pendekar pedang yang hebat, dan kemampuannya akan menurun saat mereka bertambah dewasa. Zoro berang mendengar alasan Kuina sambil mengatakan jika ia bisa mengalahkannya nanti, hal itu terjadi karena ia lebih hebat darinya, bukan karena dia seorang perempuan. Mereka kemudian saling berjanji jika salah satu dari mereka akan menjadi pendekar pedang terbaik di dunia.
Keesokan harinya, Zoro mendengar kabar kematian Kuina karena sebuah kecelakaan. Ia kemudian meminta pedang milik Kuina, Wadou Ichimonji kepada Koshiro. Untuk memenuhi janjinya pada Kuina, Zoro berlatih keras setiap hari hingga ia menjelang dewasa.

Mencari Mihawk

Zoro mendengar rumor kehebatan Dracule "Mata Elang" Mihawk yang dijuluki pendekar pedang terbaik di dunia. Ia berniat mencari Mihawk untuk menantangnya bertarung. Dalam usahanya, ia berprofesi sampingan sebagai seorang pemburu bajak laut untuk memenuhi kebutuhan hidup. Hanya dalam waktu singkat, kehebatannya tersebar dari kawasan East Blue hingga mencapai Grand Line.
Mendengar reputasi Zoro, Baroque Works menawarinya kesempatan bergabung. Namun ia menolak, bahkan mengalahkan Mr. 7, agen Baroque Works yang diutus untuk menemuinya. Dalam perjalanannya kemudian, ia bertemu Yosaku dan Johny, sesama pemburu hadiah dan menjalin pertemanan dengan mereka.

East Blue Saga

Cerita Kapten Morgan

Zoro tiba di kota Shell yang dikuasai oleh seorang kapten Angkatan Laut yang jahat, Kapten "Tangan Kapak" Morgan. Dalam sebuah insiden, Zoro menyelamatkan seorang gadis kecil yang bernama Rika dari serangan anjing buas milik Helmeppo, anak Kapten Morgan. Helmeppo menjadi marah dan menghukum Zoro dengan mengikatnya pada sebuah tiang tanpa diberi makan selama sebulan. Zoro menyetujui hukuman tersebut karena Helmeppo juga mengancam Rika dan Ibunya.

Bertemu Luffy

Beberapa hari sebelum waktunya Zoro dibebaskan, Luffy dan Coby tiba di kota itu. Luffy menemui Zoro dan mengajaknya bergabung, namun ia menolak dengan tegas menjadi seorang bajak laut. Setelah mendengar rencana Helmeppo akan mengeksekusi Zoro, Luffy memukul Helmeppo hingga ia mengadu kepada ayahnya untuk membalas dendam.
Luffy kembali berusaha mengajak Zoro bergabung. Kali ini Zoro berubah pikiran dengan syarat meminta Luffy mendapatkan katananya kembali. Setelah menerobos markas kapten Morgan, Luffy berhasil mendapatkan katananya kembali dan tiba tepat waktu saat regu tembak mulai menembak Zoro. Tak ingin mati sia-sia, Zoro menerima tawaran Luffy. Mereka berdua kemudian mengalahkan kapten Morgan sekaligus memukul Helmeppo.

Lain-lain

Pertarungan Roronoa Zoro

  • Roronoa Zoro vs. Morgan
  • Roronoa Zoro vs. Buggy
  • Roronoa Zoro vs. Cabaji
  • Roronoa Zoro, Usopp dan Nami vs. Bajak Laut Kucing Hitam
  • Roronoa Zoro vs. Sam dan Buchi
  • Roronoa Zoro vs. Dracule Mihawk
  • Roronoa Zoro vs. Bajak Laut Arlong
  • Roronoa Zoro vs. Hatchan
  • Roronoa Zoro dan Sanji vs. Bajak Laut Buggy (Loguetown)
  • Roronoa Zoro vs. Tashigi
  • Roronoa Zoro vs. 100 pemburu hadiah Baroque Works (Whiskey Peak)
  • Roronoa Zoro vs. Mr. 8, Mr. 9, Miss Father's Day dan Miss Wednesday
  • Roronoa Zoro vs. Monkey D. Luffy vs. Mr. 5 dan Miss Valentine
  • Roronoa Zoro vs. Mr. 5 (Little Garden)
  • Roronoa Zoro vs. Pengawal Wapol
  • Roronoa Zoro vs. Milion (Rainbase)
  • Roronoa Zoro vs. Daz Bones
  • Roronoa Zoro, Monkey D. Luffy dan Nami vs. Bajak Laut Bellamy
  • Roronoa Zoro vs. Braham
  • Roronoa Zoro vs. Ohm vs. Wiper
  • Roronoa Zoro vs. Enel
  • Bajak Laut Topi Jerami vs. Aokiji
  • Roronoa Zoro vs. Keluarga Franky
  • Roronoa Zoro, Monkey D. Luffy, Sanji dan Tony Tony Chopper vs. Keluarga Franky
  • Roronoa Zoro vs. Kaku
  • Roronoa Zoro vs. T-bone
  • Bajak Laut Topi Jerami, Keluarga Franky dan Mandor Galley-la vs. Marinir Enies Lobby
  • Roronoa Zoro vs. Kaku
  • Roronoa Zoro dan Sogeking vs. Kaku dan Jyabura
  • Bajak Laut Topi Jerami (tanpa Luffy dan Sanji) dan Franky vs. Marinir Angkatan Laut
  • Roronoa Zoro vs. Ryuma
  • Bajak Laut Topi Jerami dan Brook vs. Gekko Moriah dan zombie Oars
  • Roronoa Zoro dan Sanji vs. Bartholomew Kuma
  • Bajak Laut Topi Jerami vs. kelompok Penunggang Ikan Terbang
  • Bajak Laut Topi Jerami, Silvers Rayleigh, Trafalgar Law dan Eustass Kid vs. Tenryubito dan marinir Angkatan Laut
  • Bajak Laut Topi Jerami dan Silvers Rayleigh vs. Kizaru, Sentomaru dan Pacifista
  • Roronoa Zoro vs. Humandrills
  • Roronoa Zoro, Monkey D. Luffy dan Sanji vs. Kraken
  • Roronoa Zoro, Brook, Nami dan Usopp vs. penjaga istana Ryugu vs Bajak Laut Manusia Ikan Baru
  • Roronoa Zoro vs. Hody Jones
  • Bajak Laut Topi Jerami dan Jinbe vs. Bajak Laut Manusia Ikan Baru
  • Roronoa Zoro vs. Hyozou
  • Roronoa Zoro, Luffy, Usopp, Robin dan Brook vs. Brownbeard dan kru
  • Roronoa Zoro vs. Monet

Konsep Awal One Piece

  • Pada awalnya, Eiichiro Oda merencanakan karakter Roronoa Zoro digunakan sebagai pengawal Buggy. Gambar Zoro dalam anggota kru Buggy, kemudian di perlihatkan dalam Volume 3 bersama gambar anggota kru Buggy lainnya. Oda menjabarkan konsep kru Buggy sebagai semacam satu keluarga, dengan Zoro yang menjadi kakak tertua.
  • Dalam beberapa ilustrasi gambar berwarna dan juga pembukaan awal anime ke-11, Zoro diperlihatkan mengenakan kacamata oleh Oda.

Perbedaan dalam Manga dan Anime

  • Cerita masa lalu Zoro lebih dikembangkan dalam anime. Pada masa kecilnya, Zoro berpetualang ke berbagai tempat untuk mengalahkan banyak Dojo (perguruan pedang) untuk untuk mendapatkan pengakuan mereka. Namun ia tidak bisa mengalahkan putri Koshiro, Kuina. Di anime, Kuina adalah alasan Zoro bergabung dengan dojo ayahnya. Ayah Kuina membuat semacam kesepakatan dengan Zoro kalau ia dapat mengalahkan Kuina, Zoro akan mendapat pengakuan darinya. Jika tidak, Zoro harus bersedia berlatih di perguruannya. Saat diberikan kesempatan untuk memilih pedang sesuka hati, Zoro mengambil pedang sebanyak mungkin yang bisa ia bawa, lalu bersiap menghadapi Kuina. Zoro kalah dan mengatakan kalau ia akan mencoba menggunakan satu pedang dulu sebelum bisa menggunakan lebih banyak lagi. Sebagai konsekuensi kekalahannya, ia kemudian berlatih disana sesuai janjinya.
  • Di manga, Zoro datang untuk melihat mayat Kuina yang ditutup matanya dan dikelilingi banyak murid-murid, marah karena kepergiannya. Di anime, adegan ini tidak ditampilkan tetapi digantikan dengan saat pemakamannya, dan juga ditunjukkan saat flashback di Cerita Lautan Impian, dalam cerita manga asli adegan ini ditampilkan saat flashback.
  • Cerita masa lalu Zoro juga ditambah di anime dengan cerita saat ia pertama kali bertemu dan berteman dengan Yosaku dan Johny. Didalam cerita, Yosaku dan Johny menegur Zoro karena mengambil buruan mereka. Zoro kemudian menyerahkan semua bounty yang didapat sebagai permintaan maaf sambil meminta mereka membayar tagihan makanannya. Tak lama kemudian bandit Dick dan anak buahnya datang mengacau di tengah kota. Yosaku dan Johny berusaha untuk menghentikan mereka, namun dikalahkan dengan mudah. Zoro yang butuh uang untuk memperbaiki katananya, datang untuk mengklaim bounty yang ada pada Dick dan mengalahkannya. Yosaku dan Johny terkagum-kagum pada keahlian Zoro dan mulai mengikutinya serta memanggil Zoro dengan panggilan "aniki".
  • Cerita petualangannya di Kerajaan Shikkearu, diperpanjang di anime. Perona menolak menyerahkan katana Zoro, bahkan dia berusaha merubah Zoro agar melayaninya dengan kekuatan buah iblis. Perona berhasil mendandani Zoro seperti bekas pelayannya Kumashi saat ia masih pingsan. Setelah terbangun, Zoro meninggalkan ruangan itu dan mulai berkeliling mencari katananya. Di anime, Zoro mulai dilatih Mihawk setelah ia berhasil mengalahkan pimpinan Humandrill yang meniru gaya berpedang Mihawk. 
SUMBER http://id.onepiece.wikia.com/wiki/Roronoa_Zoro
Read More..

Total Tayangan Halaman